Sponsor

Senin, 21 November 2016

RPP SBM

STRATEGI BELAJAR DAN MENGAJAR KIMIA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
POTENSIAL SEL
OLEH :
Nama                  : Anita Mesiyana
NIM                    : ACC 114 034





PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
PALANGKA RAYA
2016
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP)

Sekolah                                           : SMA ............    
Matapelajaran                                 : Kimia
Kelas/Semester                               : XII/Ganji
MateriPokok                                   : Elektrokimia
Sub pokok bahasan                         : Potensial Sel
AlokasiWaktu                                 2 x 45 menit

A.                KOMPETENSI INTI(KI)
KI 1  :    Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 :     Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi   atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 :     Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
 KI 4 :    Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B.                 KOMPETENSI DASAR (KD) DAN INDIKATOR:
KD dari KI 3:
3.3  Menerapkan hukum/aturan dalam perhitungan terkait sel elektrokimia.
Indikator:
-          Menemukan dan mendeskripsikan pengertian dari potensial sel dari contoh reaksi sel volta.
-          Memprediksi/ menganalisis berlangsung atau tidaknya reaksi berdasarkan deret volta.
-          Menghitung potensial sel (Ɛºsel) menggunakan data potensial standar.
KD dari KI 4
4.3  Memecahkan masalah terkait dengan perhitungan sel elektrokimia
4.4  Menciptakan ide/gagasan produk sel elektrokimia.
Indikator :
-          Menyampaikan pendapatnya mengenai potensial sel
-          Mengkomunikasikan hasil diskusi terkait potensial sel secara lisan/tertulis menggunakan tata bahasa yang benar.
-          Menyelesaiakan soal-soal terkait potensial sel dengan benar.

C.                TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran, diharapkan :
Sikap
-          Siswa menunjukkan sikap ingin tahu dan ketertarikan dalam permasalahan yang bersangkutan dengan potensial sel.
-          Siswa menunjukkan sikap disiplin, demokratis, percaya diri, dan bekerjasama dalam diskusi untuk menyelesaikan permasalahan yang bersangkutan dengan potensial sel.
Pengetahuan
-    Siswa mampu menemukan dan mendeskripsikan pengertian dari potensial sel dari contoh reaksi sel volta.
-    Siswa mampu menghitung potensial sel (Ɛºsel) menggunakan data potensial standar.
-    Siswa mampu memprediksi/ menganalisis berlangsung atau tidaknya reaksi berdasarkan deret volta.
Keterampilan
-    Siswa dapat menyampaikan pendapatnya mengenai potensial sel
-    Siswa dapat mengkomunikasikan hasil diskusi terkait potensial sel secara lisan/tertulis menggunakan tata bahasa yang benar.
-    Siswa dapat menyelesaiakan soal-soal terkait potensial sel dengan benar.

D.                Materi Pembelajaran
Materi Prasyarat             : Reaksi Redoks dan Sel volta
Materi Inti                        :Potensial Sel

POTENSIAL SEL
Perhatikan Gambar Berikut Ini!
Pada gambar rangkaian sel Volta di atas, logam Zn teroksidasi dengan melepas elektron membentuk ion Zn 2+. Elektron yang terlepas akan mengalir melalui rangkaian kawat menuju katoda. Elektron di katoda selanjutnya ditangkap oleh ion Cu2+ dalam larutan dan membentuk endapan Cu. Adanya aliran listrik berupa aliran elektron ini disebabkan oleh beda potensial antara elektroda Zn dengan elektroda Cu. Beda potensial ini dalam sel elektrokimia disebut potensial sel (Esel). Reaksi keseluruhannya dapat dituliskan sebagai berikut:
Zn2+(aq) + 2e àZn(s)     E0 = -0,76 volt
Cu2+(aq) + 2e    àCu  (s)              E0 =0,34 volt                      
Reaksi redoks pada sel elektrokimia merupakan gabungan dari dua setengah reaksi oksidasi dan reduksi. Dengan demikian, nilai potensial sel (E sel) adalah jumlah dari potensial setengah reaksi oksidasi yang disebut potensial oksidasi (Eoksidasi) dan potensial setengah reaksi reduksi yang disebut dengan potensial reduksi (Ereduksi).
Nilai Eselbergantung pada suhu dan konsentrasi zat. Apabila pengukuran dilakukan pada kondisi standar, yaitu pada suhu 25ºC dengan konsentrasi ion-ion 1 M dan tekanan gas 1 atm, disebut potensial elektroda standar dan diberi lambang E0. Nilai potensial elektroda standar (E0)  dari berbagai elektroda diberikan pada tabel berikut.
Tabel Potensial Reduksi Standar Pada Suhu 25ºC




Text Box: Oksidator
Text Box:              Reduktor
 




Berdasarkan tabel diatas, disimpukan,
§ Semakin positif nilai Eº, maka sifat reduktornya semakin kuat.
§ Semakin negatif nilai Eº, maka sifat oksidaktornya semakin kuat.
PERHITUNGAN POTENSIAL SEL
Dalam pengukuran potensial elektroda, digunakan elektroda hidrogen sebagai pembanding. Elektroda hidrogen dapat bertindak sebagai anoda ataupun katoda bergantung pada jenis elektroda yang akan diukur potensialnya. Perhatikan contoh pengukuran potensial elektroda (E0) Cu dan Zn pada gambar berikut!

H2(g) à 2H+(aq) + 2e_    Cu2+ (aq) + 2e_à Cu (s) 
Gambar potensial elektroda Cu dan Zn dengan elektroda hidrogen

Pada penentuan E0 untuk Zn dan Cu di atas, kita dapat melihat bahwa elektroda pembanding hidrogen dapat tereduksi di katoda atau teroksidasi di anoda.
Oksidasi : Zn2+(aq) + 2e àZn(s)            E0 = -0,76 volt
Reduksi : Cu2+(aq) + 2e    àCu  (s)          E0 =+0,34 volt
Hal ini menunjukkan bahwa setengah reaksi reduksi adalah kebalikan dari setengah reaksi oksidasi. Nilai E0reduksisama dengan E0oksidasidengan tanda berlawanan.
Ɛ0reduksi = - Ɛ0oksidasi

Sehingga:
Oksidasi : Zn(s)à Zn2+(aq) + 2e                                    E0 = +0,76 volt
Reduksi :   Cu2+(aq) + 2e    àCu  (s)                              E0 =+0,34 volt    +
Zn(s) + Cu2+(aq)à Zn2+(aq) + Cu(s)     E0 = +1,10 volt
Atau dapat dihitung dengan persamaan
Ɛ0sel= Ɛ0reduksi - Ɛ0oksidasi


MEMPERKIRAKAN BERLANGSUNGNYA REAKSI
Memperkirakan berlangsungnya suatu reaksi dapat dilakukan dengan menentukan tanda potensial sel. Jika tanda potensial sel positif, reaksi berlangsung (spontan), dan apabila tanda potensial sel negatif, reaksi tidak berlangsung (tidak spontan). Perkiraan tersebut dapat di perkirakan berdasarkan deret Volta sebagai berikut.
Reaksi dapat berlangsung antara logam di sisi kiri dengan logam di sisi kanannya.

E.                 Pendekatan dan Metode Pembelajaran
Pendekatan          : Scientific
Model                   : Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem based learning)
Metode                 : Ceramah Bermakna, Diskusi dan Tanya Jawab

F.                 MEDIA, ALAT, DAN SUMBER BELAJAR
a.      Media
Ø  LCD
b.      Alat
c.       Sumber belajar
Ø  Lembar Kerja Siswa (LKS)
Ø  Table potensial reduksi
Ø  Power point
Ø  Buku-buku kimia kelas XII IPA
Ø  Artikel dari Internet

G.                LANGKAH-LANGKAH PEMEBELAJARAN
Fase
KegiatanPembelajaran
Alokasi Waktu
Pendahuluan
·         Salam pembuka
·         Doa
·         Mengecek kehadiran siswa
·         Apersepsi
Apersepsi
·         Guru menggali pengetahuan siswa tentang materi sebelumnya, yaitu sel volta.
·         Guru memeberikan motivasi kepada siswa berupa memberikan pertanyaan seperti:
Ø  Perubahan energy apa yang terjadi pada sel volta?
Ø  Bagaimana penulisan lambang sel volta?
·         Kalian sudah mengetahui susunan sel volta dan penulisan lambangnya, tetapi apakah kalian mengetahui berapa besar arus listrik yang di hasilkan? Nah besarnya arus listrik ini dapat kita hitung menggunakan potensial sel. Untuk itu kita hari ini akan mempelajari tentang bagaimana perhitungan potensial sel dalam sel volta.
10 menit
Kegiatan inti
Orientasi Masalah (Orientation)




70 menit




·         Guru menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran.
·         Guru menyampaikan rencana kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.
·         Guru menginstruksikan siswa agar membentuk kelompok dengan beranggota 4-5 orang.
·         Guru membagikan table potensial reduksi dan LKS kepada siswa.
·         Guru menampilkan penggalan materi.
·         Siswa membaca/mengamati/mendiskusikan tentang problem yang di tampilkan guru dengan table potensial reduksi  yang diberikan.
·         Siswa menuliskan kata-kata/istilah penting dari materi. (Mengamati)
Mengamati (Observing)
Identifikasi Masalah (Defining the Problem)
·         Guru mendorong siswa agar bertanya terkait degan materi dari kata penting yang telah di tulis.
·         Menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan bahanbacaan/observasi (Bagaimana: pengertian dari potensial sel? Bagaimana menghitung perhitungan potensial sel (Ɛºsel)? Bagaimna memprediksi reaksi terjadi atau tidak dalam sel?)
Menanya(Questioning)
Pembelajaran Mandiri (Self Learning)
·         Siswa mengumpulkan informasi tentang materi baik secara individu ataupun berkelompok dari berbagai sumber.
Mengumpulkan data (Data Collecting)
Pertukaran Pengetahuan (Exchange Knawledge)
·         Siswa berdiskusi dalam pandangannya masing-masing terkait jawaban yang harus mereka rumuskan berdasarkan data yang mereka kumpulkan.
·         Siswa mengerjakan LKS yang telah dibagi kepada siswa sebagai penuntun untuk mencapai kesimpulan.
Mengasosiasi (Associating)
Penilaian (Assessment)
·         Guru meminta salah satu kelompok untuk mengkomunikasikan hasil diskusi secara lisan/tertulis di depan kelas dengan menggunakan tata bahasa yang benar.
·         Guru memberikan kesempatan kelompok lain untuk menanggapi hasil diskusi kelompok yang maju.
·         Guru menegaskan dan mengevaluasi hasil analisa atau simpulan dari siswa.
Mengkomunikasikan (communicating)
Penutup
Menutup pelajaran
·         Memberikan tugas kepada siswa, berupa soal-soal yang berhubungan denganpenerapan reaksi redoks dalam menyetarakan reaksi dan sel volta.
·         Guru meminta siswa agar menghapal deret volta.
·         Guru mengakhiri kegiatan belajar dan menginformasikan tentang materi yang akan di pelajari pada pertemuan selanjutnya.
·         Guru menutup pertemuan dengan salam.
10 menit






H.                PENILAIAAN
1.      Sikap
                                      i.      Teknik penilaian: Observasi
                                    ii.      Bentuk intrumen: Skala lajuan
                                  iii.      Tujuan:
-          Siswa menunjukkan sikap ingin tahu dan ketertarikan dalam permasalahan yang bersangkutan dengan potensial sel.
-          Siswa menunjukkan sikap disiplin, demokratis, percaya diri, dan bekerjasama dalam diskusi untuk menyelesaikan permasalahan yang bersangkutan dengan potensial sel.
                                  iv.      Instrumen penilaian:
Lembar Pengamatan Penilaian Afektif peserta didik
No
Nama
Ingin tahu
Ketertarikan
Disiplin
Demokratis
Percaya diri
Kerjasama
Rata-rata













































                       
Keterangan:
Skala lajuan tersebut diisi dengan menuliskan angka 1 sampai dengan 5 sesuai kriteria berikut:
1.      Sangat baik (A) (5)             4. Kurang (D) (2)
2.      Baik (B) (4)                        5. Sangat kurang (E) (1)
3.      Cukup (C) (3)


2.      Pengetahuan
a.       Teknik Penilaian  :     Ulangan harian
b.      Bentuk Penilaian :     Uraian
c.       Instrumen penilaian: terlampir
d.      Tindak Lanjut  :  Bagi peserta didik yang telah mencapai KKM diberikan pengayaan sedangkan bagi peserta didik yang belum mencapai KKM diberikan remedial.

LAMPIRAN
                                          Instrumen Penilaian
Nama                        :
NIS                          :
Kelas                        :

No
Soal dan Jawaban
Skor
·         Menemukan dan mendeskripsikan pengertian dari potensial sel dari contoh reaksi sel volta.
1
Apa yang dimaksud dengan potensial sel?
Jawab:
Adanya aliran listrik berupa aliran elektron ini disebabkan oleh beda potensial antara elektroda
Beda potensial ini dalam sel elektrokimia disebut potensial sel
20
·         Menghitung perhitungan potensial sel (Ɛºsel) menggunakan data potensial standar.
2
Suatu sel volta terdiri atas elektrode Cu dalam larutan CuSO4 dan elektrode hidogen standar. Voltmeter menunjukkan angka 0,34. Tentukan harga potensial elektrode Cu!
Jawab:
Reduksi : Cu2+(aq) + 2 e–  à Cu(s)
Oksidasi : H2(g)  à  2 H+(aq) + 2 e–
E°sel = E°katode – E°anode
E°sel = E° Cu2+/Cu – E° H2/H
+ 0,34 = E° Cu2+/Cu – 0 E°
Cu2+/Cu = 0,34 volt
20
3
Diketahui harga potensial reduksi standar sebagai berikut.
Cu2+(aq) + 2 e–  à  Cu(s)  E° = 0,34 volt
Ag+(aq) + 1 e–  à  Ag(s)  E° = 0,80 volt
Tentukan harga potensial sel Cu(s)/Cu2+(aq) || Ag+(aq)/Ag(s)!
Jawab:
Reduksi   :    Ag+(aq) + 1 e–  à Ag(s)    | x2                         E° =   0,80 volt
Oksidasi  :                            Cu(s)  à Cu2+(aq) + 2 e–         E° = –0,34 volt   +
Reaksi sel:  2 Ag+(aq) + Cu(s) à 2 Ag(s) + Cu2+(aq) E° =   0,46 volt

20
·         Siswa mampu memprediksi/ menganalisis berlangsung atau tidaknya reaksi berdasarkan deret volta.
4
Diketahui
Ca2+(aq) + 2e à Ca(s)  E° = -2,87 volt
Ag+(aq) + e à Ag(s) E° = +0,80 volt
Apakah reaksi berikut : Ca2+ (aq) + 2Ag+ (aq) à Ca (s) + 2Ag+ (aq) dapat berlangsung spontan?
Jawab:
Esel = E° katoda – E°anoda
= E°Ca – E°Ag = -2,87 – (0,80) volt
= -3,67 volt Esel < 0 (negatif), berarti reaksi tersebut tidak spotan
20
5
Jika terdapat data sebagai berikut:
E0 Cu2+/Cu   = +0,337 V
E0 Mg2+/Mg = -2,370 V
Tentukan apakah reaksi tersebut berlangsung spontan atau tidak!
Jawab:
E0sel =E0reduksi   -  E0oksidasi
= E0 Mg            - E0 Cu
=  2,370 – (-0,337) = -2,033 V
Harga potensial selnya negative sehingga reaksi tidak berlangsung spontan.

20

Skor Total
100


3.      Keterampilan
            Teknik penilaian          : Observasi
Jenis penilaian             : Penilaian Praktik
Tujuan                         :
-    Siswa dapat menyampaikan pendapatnya mengenai potensial sel
-    Siswa dapat mengkomunikasikan hasil pembahasan secara lisan/tertulis menggunakan tata bahasa yang benar.
-    Siswa dapat menyelesaiakan soal-soal terkait potensial sel dengan benar.

Penilaian dilakukan dengan cara mengamati aktivitas diskusi siswa dan saat mengerjakan LKS
Format Asasmen Kinerja Psikomotor
Nama         :
NIS           :
Kelas         :
No
Rincian Tugas Kinerja
Skor Maksimum
Skor
Keterangan
1
Menyelesaiakan soal-soal terkait potensial sel dengan benar.
15


2
Menyampaikan pendapatnya mengenai potensial sel
15


3
Mengkomunikasikan hasil diskusi terkait potensial sel secara lisan/tertulis menggunakan tata bahasa yang benar.
15



Skor Total
45



Penilaian =