STRATEGI BELAJAR DAN MENGAJAR KIMIA
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
POTENSIAL SEL
OLEH :
Nama : Anita Mesiyana
NIM : ACC 114 034
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
PALANGKA RAYA
2016
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP)
Sekolah : SMA
............
Matapelajaran : Kimia
Kelas/Semester
: XII/Ganji
MateriPokok : Elektrokimia
Sub pokok bahasan : Potensial
Sel
A.
KOMPETENSI
INTI(KI)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati
dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami
,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.
B.
KOMPETENSI
DASAR (KD) DAN INDIKATOR:
KD dari KI 3:
3.3 Menerapkan hukum/aturan dalam perhitungan terkait sel
elektrokimia.
Indikator:
-
Menemukan dan
mendeskripsikan pengertian dari potensial sel dari contoh reaksi sel volta.
-
Memprediksi/
menganalisis berlangsung atau tidaknya reaksi berdasarkan deret volta.
-
Menghitung
potensial sel (Ɛºsel) menggunakan data potensial standar.
KD dari KI 4
4.3 Memecahkan masalah terkait dengan perhitungan sel elektrokimia
4.4 Menciptakan ide/gagasan produk sel elektrokimia.
Indikator
:
-
Menyampaikan
pendapatnya mengenai potensial sel
-
Mengkomunikasikan
hasil diskusi terkait potensial sel secara lisan/tertulis menggunakan tata
bahasa yang benar.
-
Menyelesaiakan soal-soal terkait
potensial sel dengan benar.
C.
TUJUAN
PEMBELAJARAN
Setelah
mengikuti proses pembelajaran, diharapkan :
Sikap
-
Siswa menunjukkan sikap
ingin tahu dan ketertarikan dalam permasalahan yang bersangkutan dengan
potensial sel.
-
Siswa menunjukkan sikap
disiplin, demokratis, percaya diri, dan bekerjasama dalam diskusi untuk
menyelesaikan permasalahan yang bersangkutan dengan potensial sel.
Pengetahuan
-
Siswa mampu menemukan dan
mendeskripsikan pengertian dari potensial sel dari contoh reaksi sel volta.
-
Siswa mampu menghitung potensial
sel (Ɛºsel) menggunakan data potensial standar.
-
Siswa mampu memprediksi/ menganalisis berlangsung atau tidaknya reaksi berdasarkan
deret volta.
Keterampilan
-
Siswa dapat menyampaikan pendapatnya mengenai potensial sel
-
Siswa dapat mengkomunikasikan
hasil diskusi terkait potensial sel secara lisan/tertulis menggunakan tata
bahasa yang benar.
-
Siswa dapat menyelesaiakan soal-soal terkait potensial
sel dengan benar.
D.
Materi Pembelajaran
Materi
Prasyarat : Reaksi Redoks dan Sel
volta
Materi
Inti :Potensial Sel
POTENSIAL SEL
Perhatikan
Gambar Berikut Ini!
Pada gambar
rangkaian sel Volta di atas, logam Zn teroksidasi dengan melepas elektron
membentuk ion Zn 2+. Elektron yang terlepas akan mengalir melalui
rangkaian kawat menuju katoda. Elektron di katoda selanjutnya ditangkap oleh
ion Cu2+ dalam larutan dan membentuk endapan Cu. Adanya aliran
listrik berupa aliran elektron ini disebabkan oleh beda potensial antara
elektroda Zn dengan elektroda Cu. Beda potensial ini dalam sel elektrokimia
disebut potensial sel (Esel). Reaksi
keseluruhannya dapat dituliskan sebagai berikut:
Zn2+(aq) + 2e àZn(s) E0
= -0,76 volt
Cu2+(aq) + 2e àCu (s) E0 =0,34 volt
Reaksi redoks
pada sel elektrokimia merupakan gabungan dari dua setengah reaksi oksidasi dan
reduksi. Dengan demikian, nilai potensial sel (E sel) adalah jumlah dari
potensial setengah reaksi oksidasi yang disebut potensial oksidasi (Eoksidasi) dan potensial
setengah reaksi reduksi yang disebut dengan potensial reduksi (Ereduksi).
Nilai Eselbergantung pada suhu dan
konsentrasi zat. Apabila pengukuran dilakukan pada kondisi standar, yaitu pada
suhu 25ºC dengan konsentrasi ion-ion 1 M dan tekanan gas 1 atm, disebut
potensial elektroda standar dan diberi lambang E0. Nilai potensial
elektroda standar (E0) dari
berbagai elektroda diberikan pada tabel berikut.
Berdasarkan tabel diatas,
disimpukan,
§ Semakin
positif nilai Eº, maka sifat reduktornya semakin kuat.
§ Semakin
negatif nilai Eº, maka sifat oksidaktornya semakin kuat.
PERHITUNGAN
POTENSIAL SEL
Dalam pengukuran potensial
elektroda, digunakan elektroda hidrogen sebagai pembanding. Elektroda hidrogen
dapat bertindak sebagai anoda ataupun katoda bergantung pada jenis elektroda
yang akan diukur potensialnya. Perhatikan contoh pengukuran potensial elektroda
(E0) Cu dan Zn pada gambar berikut!
|
H2(g) à 2H+(aq)
+ 2e_ Cu2+
(aq) + 2e_à Cu
(s)
|
Gambar potensial
elektroda Cu dan Zn dengan elektroda hidrogen
Pada penentuan E0 untuk
Zn dan Cu di atas, kita dapat melihat bahwa elektroda pembanding hidrogen dapat
tereduksi di katoda atau teroksidasi di anoda.
Oksidasi
: Zn2+(aq) + 2e àZn(s) E0
= -0,76 volt
Reduksi : Cu2+(aq)
+ 2e àCu (s) E0 =+0,34 volt
Hal ini menunjukkan bahwa setengah
reaksi reduksi adalah kebalikan dari setengah reaksi oksidasi. Nilai E0reduksisama dengan E0oksidasidengan tanda
berlawanan.
|
Ɛ0reduksi = - Ɛ0oksidasi
|
Sehingga:
Oksidasi
: Zn(s)à Zn2+(aq) + 2e E0
= +0,76 volt
Reduksi : Cu2+(aq) + 2e àCu (s) E0
=+0,34 volt +
Zn(s)
+ Cu2+(aq)à Zn2+(aq)
+ Cu(s) E0 = +1,10 volt
Atau dapat dihitung dengan persamaan
|
Ɛ0sel= Ɛ0reduksi - Ɛ0oksidasi
|
MEMPERKIRAKAN BERLANGSUNGNYA
REAKSI
Memperkirakan berlangsungnya suatu reaksi dapat
dilakukan dengan menentukan tanda potensial sel. Jika tanda potensial sel
positif, reaksi berlangsung (spontan), dan apabila tanda potensial sel negatif,
reaksi tidak berlangsung (tidak spontan). Perkiraan tersebut dapat di
perkirakan berdasarkan deret Volta sebagai berikut.
Reaksi dapat berlangsung antara logam di sisi kiri
dengan logam di sisi kanannya.
E.
Pendekatan dan Metode
Pembelajaran
Pendekatan
: Scientific
Model
: Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem based learning)
Metode
: Ceramah Bermakna, Diskusi
dan Tanya Jawab
F.
MEDIA,
ALAT, DAN SUMBER BELAJAR
a. Media
Ø LCD
b. Alat
c. Sumber belajar
Ø Lembar
Kerja Siswa (LKS)
Ø Table
potensial reduksi
Ø Power
point
Ø Buku-buku
kimia kelas XII IPA
Ø Artikel dari Internet
G.
LANGKAH-LANGKAH PEMEBELAJARAN
|
Fase
|
KegiatanPembelajaran
|
Alokasi Waktu
|
|
Pendahuluan
|
·
Salam pembuka
·
Doa
·
Mengecek kehadiran siswa
·
Apersepsi
Apersepsi
·
Guru menggali pengetahuan siswa tentang materi sebelumnya, yaitu sel
volta.
·
Guru memeberikan motivasi kepada siswa berupa memberikan pertanyaan
seperti:
Ø Perubahan energy apa yang terjadi pada sel volta?
Ø Bagaimana penulisan lambang sel volta?
·
Kalian sudah mengetahui susunan sel volta dan penulisan lambangnya,
tetapi apakah kalian mengetahui berapa besar arus listrik yang di hasilkan?
Nah besarnya arus listrik ini dapat kita hitung menggunakan potensial sel.
Untuk itu kita hari ini akan mempelajari tentang bagaimana perhitungan
potensial sel dalam sel volta.
|
10 menit
|
|
Kegiatan inti
|
Orientasi Masalah (Orientation)
|
70 menit
|
|
·
Guru menyampaikan topik dan tujuan pembelajaran.
·
Guru menyampaikan rencana kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.
·
Guru menginstruksikan siswa agar membentuk kelompok dengan beranggota
4-5 orang.
·
Guru membagikan table potensial reduksi dan LKS kepada siswa.
·
Guru menampilkan penggalan materi.
·
Siswa
membaca/mengamati/mendiskusikan tentang problem yang di tampilkan guru dengan
table potensial reduksi yang
diberikan.
·
Siswa menuliskan kata-kata/istilah penting dari
materi. (Mengamati)
Mengamati (Observing)
|
||
|
Identifikasi Masalah (Defining the Problem)
|
||
|
·
Guru mendorong siswa agar bertanya terkait degan
materi dari kata penting yang telah di tulis.
·
Menanyakan hal-hal yang berhubungan dengan bahanbacaan/observasi (Bagaimana: pengertian dari
potensial sel? Bagaimana menghitung perhitungan potensial sel (Ɛºsel)? Bagaimna memprediksi reaksi
terjadi atau tidak dalam sel?)
Menanya(Questioning)
|
||
|
Pembelajaran Mandiri (Self Learning)
|
||
|
·
Siswa mengumpulkan informasi tentang materi baik
secara individu ataupun berkelompok dari berbagai sumber.
Mengumpulkan data (Data Collecting)
|
||
|
Pertukaran Pengetahuan (Exchange Knawledge)
|
||
|
·
Siswa berdiskusi dalam pandangannya masing-masing
terkait jawaban yang harus mereka rumuskan berdasarkan data yang mereka
kumpulkan.
·
Siswa mengerjakan LKS yang telah dibagi kepada
siswa sebagai penuntun untuk mencapai kesimpulan.
Mengasosiasi (Associating)
|
||
|
Penilaian (Assessment)
|
||
|
·
Guru meminta salah satu kelompok untuk
mengkomunikasikan hasil diskusi secara lisan/tertulis di depan kelas dengan
menggunakan tata bahasa yang benar.
·
Guru memberikan kesempatan kelompok lain untuk
menanggapi hasil diskusi kelompok yang maju.
·
Guru menegaskan dan mengevaluasi hasil analisa atau simpulan dari
siswa.
Mengkomunikasikan (communicating)
|
||
|
Penutup
|
Menutup pelajaran
·
Memberikan tugas kepada siswa, berupa soal-soal yang berhubungan
denganpenerapan reaksi redoks dalam menyetarakan reaksi dan sel volta.
·
Guru meminta siswa agar menghapal deret volta.
·
Guru mengakhiri kegiatan belajar dan menginformasikan tentang materi yang akan
di pelajari pada pertemuan selanjutnya.
·
Guru menutup pertemuan dengan salam.
|
10 menit
|
H.
PENILAIAAN
1.
Sikap
i.
Teknik penilaian: Observasi
ii.
Bentuk intrumen: Skala lajuan
iii.
Tujuan:
-
Siswa menunjukkan sikap
ingin tahu dan ketertarikan dalam permasalahan yang bersangkutan dengan
potensial sel.
-
Siswa menunjukkan sikap
disiplin, demokratis, percaya diri, dan bekerjasama dalam diskusi untuk
menyelesaikan permasalahan yang bersangkutan dengan potensial sel.
iv.
Instrumen penilaian:
Lembar Pengamatan Penilaian Afektif
peserta didik
|
No
|
Nama
|
Ingin tahu
|
Ketertarikan
|
Disiplin
|
Demokratis
|
Percaya diri
|
Kerjasama
|
Rata-rata
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Keterangan:
Skala lajuan
tersebut diisi dengan menuliskan angka 1 sampai dengan 5 sesuai kriteria
berikut:
1.
Sangat baik (A)
(5) 4.
Kurang (D) (2)
2.
Baik (B)
(4) 5.
Sangat kurang (E) (1)
3.
Cukup (C)
(3)
2.
Pengetahuan
a.
Teknik
Penilaian : Ulangan harian
b.
Bentuk
Penilaian : Uraian
c.
Instrumen
penilaian: terlampir
d.
Tindak
Lanjut : Bagi
peserta didik yang telah mencapai KKM diberikan pengayaan sedangkan bagi
peserta didik yang belum mencapai KKM diberikan remedial.
LAMPIRAN
Instrumen
Penilaian
Nama :
NIS :
Kelas :
|
No
|
Soal dan
Jawaban
|
Skor
|
|
·
Menemukan
dan mendeskripsikan pengertian dari potensial sel dari contoh reaksi sel
volta.
|
||
|
1
|
Apa yang
dimaksud dengan potensial sel?
Jawab:
Adanya aliran
listrik berupa aliran elektron ini disebabkan oleh beda potensial antara
elektroda
Beda
potensial ini dalam sel elektrokimia disebut potensial sel
|
20
|
|
·
Menghitung perhitungan potensial sel (Ɛºsel) menggunakan data potensial standar.
|
||
|
2
|
Suatu sel
volta terdiri atas elektrode Cu dalam larutan CuSO4 dan elektrode hidogen
standar. Voltmeter menunjukkan angka 0,34. Tentukan harga potensial elektrode
Cu!
Jawab:
Reduksi :
Cu2+(aq) + 2 e– à Cu(s)
Oksidasi :
H2(g) à 2 H+(aq) + 2 e–
E°sel =
E°katode – E°anode
E°sel = E°
Cu2+/Cu – E° H2/H
+ 0,34 = E°
Cu2+/Cu – 0 E°
Cu2+/Cu = 0,34 volt
|
20
|
|
3
|
Diketahui
harga potensial reduksi standar sebagai berikut.
Cu2+(aq) + 2
e– à Cu(s)
E° = 0,34 volt
Ag+(aq) + 1
e– à Ag(s)
E° = 0,80 volt
Tentukan
harga potensial sel Cu(s)/Cu2+(aq) || Ag+(aq)/Ag(s)!
Jawab:
Reduksi :
Ag+(aq) + 1 e– à Ag(s) | x2
E° = 0,80 volt
Oksidasi : Cu(s) à Cu2+(aq) + 2 e– E° = –0,34 volt +
Reaksi
sel: 2 Ag+(aq) + Cu(s) à 2 Ag(s) + Cu2+(aq) E°
= 0,46 volt
|
20
|
|
·
Siswa mampu memprediksi/
menganalisis berlangsung atau tidaknya reaksi berdasarkan deret volta.
|
||
|
4
|
Diketahui
Ca2+(aq) + 2e
à Ca(s) E° = -2,87 volt
Ag+(aq) + e à Ag(s) E° = +0,80 volt
Apakah reaksi
berikut : Ca2+ (aq) + 2Ag+ (aq) à Ca (s) + 2Ag+ (aq) dapat
berlangsung spontan?
Jawab:
Esel = E°
katoda – E°anoda
= E°Ca – E°Ag
= -2,87 – (0,80) volt
= -3,67 volt
Esel < 0 (negatif), berarti reaksi tersebut tidak spotan
|
20
|
|
5
|
Jika terdapat
data sebagai berikut:
E0
Cu2+/Cu = +0,337 V
E0
Mg2+/Mg = -2,370 V
Tentukan
apakah reaksi tersebut berlangsung spontan atau tidak!
Jawab:
E0sel
=E0reduksi
- E0oksidasi
= E0 Mg - E0
Cu
= 2,370 – (-0,337) = -2,033 V
Harga
potensial selnya negative sehingga reaksi tidak berlangsung spontan.
|
20
|
|
|
Skor Total
|
100
|
3.
Keterampilan
Teknik penilaian : Observasi
Jenis penilaian :
Penilaian Praktik
Tujuan :
-
Siswa dapat menyampaikan pendapatnya mengenai potensial sel
-
Siswa dapat mengkomunikasikan
hasil pembahasan secara lisan/tertulis menggunakan tata bahasa yang benar.
-
Siswa dapat menyelesaiakan soal-soal terkait potensial
sel dengan benar.
Penilaian dilakukan dengan cara
mengamati aktivitas diskusi siswa dan saat mengerjakan LKS
Format Asasmen Kinerja Psikomotor
Nama :
NIS :
Kelas :
|
No
|
Rincian Tugas Kinerja
|
Skor Maksimum
|
Skor
|
Keterangan
|
|
1
|
Menyelesaiakan soal-soal terkait potensial sel
dengan benar.
|
15
|
|
|
|
2
|
Menyampaikan pendapatnya
mengenai potensial sel
|
15
|
|
|
|
3
|
15
|
|
|
|
|
|
Skor Total
|
45
|
|
|
|
Penilaian =
|






bagus, terus belajar dan rajin menulis
BalasHapus